Sebelum Ternak Burung Kacer, Pahami Problemnya Dulu!

Burung kacer, atau burung kacer betina acapkali dianggap dengan kacer, adalah galat satu jenis burung “penyanyi” yg tak jarang dilombakan pada ajang kontes kicau burung. Komunitas pencinta burung ini juga relatif banyak, lo. Tak heran, usaha ternak burung kacer sebagai sebuah usaha yang berprospek cerah.

Tetapi, jangan gegabah dalam memulai usaha beternak kacer. Sebelum beternak burung ini, sebaiknya cari memahami dahulu perkara-kasus yang mungkin ada waktu Anda beternak burung kacer. Beberapa kasus yg mungkin ada merupakan: 1. Burung Sulit DijodohkanKacer -koleksiunik86.blogspot.co.id

apabila burung kacer milik Anda sudah dalam usia matang & sudah dijodohkan, Anda wajibtak jarang memantau kondisinya. Pemantauan ini bertujuan agar kita bisa mengetahui apakah indukan mau dijodohkan atau justru sulit dijodohkan (tidak mau kawin).

Banyak hal yang mendasari hal ini. Beberapa di antaranya merupakan:syarat sangkar yg tidak kondusif,faktor keturunan, danfaktor nutrisi makanan yang kurang memadai.

Burung kacer yang sulit berjodoh umumnya ditandai menggunakan pemberontakan indukan waktu didekati pejantan. Anda wajibpeka menggunakan tanda ini, ya. apabila burung kacer menampakan pertanda ini, segera lakukan evaluasi.

Jika penyebabnya adalah letak sangkar yg galat, contohnya sangkar berada pada loka yg ramai atau poly dilalui orang asing, maka segera pindahkan sangkar ke loka yg spesifik. Kondisi lebih kurang yang terlalu ramai bisa memengaruhi minat indukan terhadap pejantan.

Kemudian, apabila penyebabnya adalah nutrisi makanan yg kurang mencukupi, maka segera ganti makanannya dengan pakan lain yang lebih bernutrisi. Nah, jika sangkar sudah pada letak yang baik & pakan telah bernutrisi tinggi namun indukan tak mau dijodohkan, mungkin saja ini adalah faktor genetik atau keturunan.

Jika memang penyebabnya merupakan faktor genetik (burung kelebihan hormon tetosteron), maka Anda sanggup mengatasinya dengan menaruh suplemen spesifik.dua. Perjodohan Sukses, namun Tak Langsung BertelurTangkar burung kacer – omkicau.com

apabila indukan & pejantan sudah kawin tetapi indukan tak kunjung bertelur, Anda patut curiga. Ada 2 penyebab, yaitu kasus pakan yg kurang baik dan kasus kandang yg kurang aman.

Sebaiknya, segera selesainya indukan dan pejantan berhasil dijodohkan, berikan pakan yang berkualitas buat mereka. Selain itu, tempatkan kandang pada loka yg nir dilalui banyak orang, sejuk, dan nir terkena surya secara pribadi.

Kandang kacer usahakan diberi bak air buat mandi. Selain itu, sediakan pula tanah yg sudah dicampur menggunakan mineral burung pada wadah khusus buat ngasin (mandi pasir).3. Indukan Memakan Telurnya SendiriTelur burung kacer – ozankicaumania.com

Hal yg relatif berbahaya adalah ketika indukan berhasil bertelur namun dia mematuk-matuk telurnya hingga pecah. Tentunya hal ini merugikan, ya? Nah, kasus burung kacer jantan misalnya ini disebabkan oleh beberapa hal, pada antaranya adalah kurangnya kebutuhan kalsium si indukan dan indukan tak nyaman menggunakan kehadiran pejantan.

Burung kacer, atau sering dianggap menggunakan kacer, adalah keliru satu jenis burung “penyanyi” yang tak jarang dilombakan pada ajang kontes kicau burung. Komunitas pencinta burung ini juga relatif poly, lo. Tak heran, bisnis ternak burung kacer menjadi sebuah bisnis yg berprospek cerah.

Solusinya, berilah pakan yang mengandung kalsium tinggi, misalnya tulang sotong. Setelah itu, pisahkan indukan & pejantan sesaat setelah indukan bertelur.4. Telur Tidak Kunjung MenetasTelur burung – pixabay.com

Jika indukan telah bertelur tetapi telur tidak kunjung menetas, Anda wajibcuriga dalam gagalnya perkawinan & kelembapan dan temperatur yang terlampau tinggi. Indukan bertelur tidak selalu lantaran indukan sudah dikawin. Bisa jadi indukan bertelur lantaran kelebihan nutrisi.

Selain itu, kelembapan dan temperatur tinggi mampu menciptakan indukan tidak nyaman mengerami telur-telurnya. Cobalah buat menempatkan indukan pada tempat yg tak terlalu panas dan tak terlalu dingin.

Nah, itu tersebut beberapa hal yang acapkali muncul waktu beternak burung kacer. Semoga mampu menambah pengetahuan Anda, ya.